Founder sekaligus Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, menilai kecerdasan buatan (AI) sebaiknya tidak diposisikan sebagai pengganti kreativitas manusia dalam menjalankan bisnis. Menurutnya, AI justru dapat dimanfaatkan sebagai alat pendukung untuk membantu proses produksi menjadi lebih efektif.
Pandangan tersebut disampaikan Chairul Tanjung saat mengisi sesi Coaching Clinic dalam acara Lampung Financial Festival pada Minggu (6/9/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga mendengarkan berbagai persoalan yang disampaikan para pengusaha muda terkait perkembangan bisnis di tengah penggunaan AI yang semakin luas.
Chairul mengatakan perkembangan AI turut membawa perubahan pada industri kreatif. Salah satu dampak yang terlihat adalah perubahan biaya dalam proses pembuatan materi pemasaran dan iklan.
Ia mencontohkan pengalaman Bank Mega yang sebelumnya menggunakan jasa biro iklan dan production house untuk membuat iklan. Biaya yang dikeluarkan untuk proses tersebut dapat mencapai lebih dari Rp1 miliar. Dengan memanfaatkan AI, pembuatan iklan kini dapat dilakukan dengan biaya yang jauh lebih rendah, bahkan kurang dari Rp10 juta.
Menurut Chairul, penggunaan AI juga dapat mengurangi kebutuhan biaya untuk menggunakan jasa talent dalam produksi iklan. Hal itu dimungkinkan karena teknologi AI dapat menghasilkan karakter atau pemeran secara digital.
Meski memberikan perubahan besar terhadap industri kreatif, Chairul tidak melihat AI semata-mata sebagai ancaman. Ia menilai teknologi tersebut justru dapat membantu manusia menghasilkan ide dan karya yang lebih baik.
Ia mengingatkan bahwa kreativitas manusia pada dasarnya tidak memiliki batas. Karena itu, ketika seseorang mengalami kesulitan dalam menemukan atau mengembangkan sebuah ide, AI dapat digunakan sebagai sarana untuk membantu proses tersebut.
Chairul menegaskan bahwa pemanfaatan AI seharusnya tetap menempatkan manusia sebagai pihak yang memegang peran utama dalam proses kreatif. AI digunakan untuk membantu mengembangkan gagasan, mempercepat pekerjaan, dan mendukung proses produksi, bukan mengambil alih kreativitas manusia.
Dengan cara tersebut, perkembangan teknologi AI dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha sebagai pendukung dalam menghadapi perubahan industri sekaligus meningkatkan kualitas hasil pekerjaan.
JAVATEKNO
Ryan