Prabowo Ungkap Universitas Republik Indonesia Dibentuk untuk Menyiapkan SDM Profesional

JAVATEKNO MITRA SOLUSI - Prabowo Ungkap Universitas Republik Indonesia Dibentuk untuk Menyiapkan SDM Profesional
Presiden Prabowo Subianto menilai peningkatan kualitas SDM dan pembenahan birokrasi menjadi hal penting untuk memperkuat pemerintahan. Melalui pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI), pembaruan LAN, serta rencana akademi bagi pejabat pemerintahan, pemerintah berupaya menyiapkan aparatur yang kompeten, berintegritas, dan memiliki kemampuan kepemimpinan. Prabowo juga menekankan pentingnya sistem merit, evaluasi, serta koordinasi antarlembaga agar birokrasi dapat bekerja lebih efektif dan selaras dengan kebijakan pemerintah. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan institusi pemerintahan yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pemerintah masih menghadapi persoalan terkait kualitas sumber daya manusia (SDM) serta ketidaksinkronan kerja di sejumlah institusi pemerintahan. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah membentuk Universitas Republik Indonesia (URI), yang diproyeksikan sebagai wadah untuk menyiapkan calon pemimpin dan administrator negara yang profesional, kompeten, dan berlandaskan sistem merit.

Menurut Prabowo, pembentukan URI, pembaruan Lembaga Administrasi Negara (LAN), serta rencana pembentukan sejumlah akademi bagi pejabat pemerintahan merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam memperkuat sistem birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas SDM aparatur negara.

Melalui berbagai upaya tersebut, pemerintah ingin memastikan bahwa institusi negara diisi oleh pejabat yang memiliki kemampuan, integritas, serta dapat dievaluasi berdasarkan kinerja. Selain itu, para pejabat diharapkan mampu bekerja secara selaras dengan kebijakan pemerintah demi kepentingan masyarakat luas.

"Kita harus memperbaiki semua institusi kita. Kalau ada ketidaksinkronan antara lembaga dan ada gap yang Anda katakan, ya itu tantangan kita. Itu harus kita perbaiki," kata Prabowo dalam program Presiden Prabowo Menjawab, dikutip Kamis (17/9/2026).

Prabowo menegaskan bahwa persoalan tersebut membutuhkan langkah konkret dan tidak cukup hanya dengan melakukan perubahan struktur organisasi. Menurutnya, peningkatan kualitas juga harus menyentuh orang-orang yang menjalankan roda pemerintahan.

"Langkah apa untuk memperbaiki rekrutmen, evaluasi, pembinaan, persiapan, itu yang kita lakukan. Makanya, antara lain saya bentuk Universitas Republik Indonesia," ujarnya.

Prabowo menjelaskan, URI nantinya akan memiliki sejumlah lembaga yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan serta administrasi pemerintahan. Salah satunya adalah LAN yang rencananya akan diperbarui dan ditempatkan dalam ekosistem URI.

"URI ini nanti akan punya lembaga-lembaga, antara lain LAN. Lembaga Administrasi Negara ini mau kita revamp di bawah URI," ungkapnya.

Presiden menilai tujuan awal pembentukan LAN sebenarnya sangat baik, yaitu menyiapkan administrator negara yang memiliki kemampuan dan kompetensi. Namun, dalam perkembangannya, LAN dinilai cenderung bergeser menjadi bagian dari pemenuhan persyaratan formal dalam perjalanan karier birokrasi.

"Dulu Bung Karno (Presiden pertama RI Soekarno) juga sudah mau mengacu ke situ, jadi dibentuklah LAN. Tapi lama-lama LAN pun juga jadi formalitas. Itu hanya untuk karier. Nah, ini saya mau perbaiki dan ini sudah kita lakukan," tegas Prabowo.

Prabowo juga merujuk pada model pendidikan administrator publik di Prancis melalui École Nationale d’Administration (ENA). Menurutnya, lembaga pendidikan bagi administrator negara harus menerapkan proses seleksi yang ketat serta mengedepankan prinsip meritokrasi.

Melalui URI, pemerintah berencana menjaring lulusan terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Para peserta yang terpilih nantinya akan mendapatkan pendidikan dan pembinaan untuk dipersiapkan mengisi kebutuhan kepemimpinan serta administrasi pemerintahan.

"Kita testing yang terbaik dari setiap lulusan semua universitas. Tiap tahun, IQ yang tertinggi itu yang kita kumpulkan dan ini yang akan kita siapkan di situ, jadi ini salah satu upaya kita," kata Prabowo.

Pengembangan URI juga dirancang mencakup pendidikan khusus bagi calon pemimpin pemerintahan. Prabowo bahkan mempertimbangkan pembentukan akademi yang ditujukan bagi gubernur, bupati, hingga direktur jenderal.

Menurutnya, pejabat yang akan menempati posisi strategis perlu mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, administrasi pemerintahan, serta tanggung jawab jabatan sebelum benar-benar menjalankan tugasnya.

"Akademi Gubernur, Akademi Bupati, dan sebagainya mungkin di bawah URI juga. Dan juga mungkin Akademi Dirjen. Sebelum dia masuk jabatan harus digembleng," ujarnya.

Prabowo menginginkan proses pengisian jabatan di pemerintahan semakin berorientasi pada kemampuan, integritas, dan kesiapan setiap individu. Pendidikan serta pembekalan sebelum menduduki jabatan dinilai penting agar pejabat memahami tugas dan tanggung jawabnya serta mampu menjalankan kebijakan pemerintah secara searah dan terkoordinasi.

Presiden juga menegaskan bahwa tidak boleh ada pejabat birokrasi yang merasa dirinya tidak dapat dievaluasi ataupun ditindak. Seluruh aparatur negara harus bekerja berdasarkan aturan dan mengikuti arah kebijakan pemerintah.

"Kita harus berani, dalam arti jangan ada birokrat yang untouchable. Kemarin-kemarin ada, entah dia sinkron sama menteri, penguasa, dan sebagainya, ada dirjen yang tidak bisa disentuh," kata Prabowo.

Prabowo turut menceritakan adanya sejumlah birokrat yang telah bekerja selama puluhan tahun di suatu kementerian dan sangat memahami seluk-beluk institusi. Menurutnya, pengalaman tersebut seharusnya menjadi kekuatan bagi pemerintahan, tetapi tetap harus diiringi dengan akuntabilitas dan keselarasan terhadap kepemimpinan yang sedang berjalan.

Prabowo menyebut fenomena birokrasi yang tidak mau diatur tersebut sebagai "deep state". Ia menggambarkan oknum pejabat yang memiliki pengaruh besar di dalam institusinya sebagai "raja kecil".

"Nah, itu dirjen-dirjen yang kita sebut deep state. Jadi, birokrasi yang tidak mau diatur, raja kecil, raja kecil," ujarnya.

Presiden menjelaskan bahwa seorang pemimpin politik memiliki batas waktu dalam menjalankan jabatan, sementara aparatur sipil negara dapat bertugas selama puluhan tahun di satu kementerian. Kondisi tersebut membuat pengalaman birokrat menjadi penting, namun tetap perlu disertai dengan pengawasan, evaluasi, dan kepatuhan terhadap kebijakan yang berlaku.

"Pemimpin politik maksimal lima tahun. Kalau PNS, birokrat ini, dia bisa 20 tahun di kementerian itu dan dia mengerti seluk-beluknya," kata Prabowo.

""

Penulis: Ryan
URL:
Headline: Prabowo Ungkap Universitas Republik Indonesia Dibentuk untuk Menyiapkan SDM Profesional
Tanggal Update: 17 Sep 2026

Berita Teknologi Dari Portal Lain

Kami juga menyajikan beragam berita dari portal berita lain untuk melengkapi berita di Laman Javatekno
2 tahun yang lalu
Cyber Week is here and the beauty deals are rolling in. Sitewide sales seems to be the new fad this holiday season: Kosas, Paula’s Choice and Glossier are all at least 20% off while bigger retailers such as Sephora and Ulta have deals on everything from Olapl…
Variety
2 tahun yang lalu
Black Friday is here, but there are often so many deals to choose from that it can get overwhelming. From electronics to home goods, beauty and wellness, to gifts, it’s hard to determine what items are actually worth buying on sale — and what’s just a bunch o…
Variety
2 tahun yang lalu
Maximize your views & exposure with these tried & true content distribution strategies that are recommended regardless of industry, audience or business.
Justcreative.com
2 tahun yang lalu
Black Friday is one of the best times of the year to pick out a new smart device. Whether you’re shopping for yourself or a loved one, plenty of deals are going around, and we’ve scoured the depths of Amazon UK to bring you the best tablet and smartwatch deal…
GSMArena.com
2 tahun yang lalu
In order to defy climate change and the bark beetle, more deciduous trees are being planted in Swiss forests. If possible, their wood should be used several times before it ends up as firewood, thus releasing the previously bound CO? back into the atmosphere.…
Phys.Org
2 tahun yang lalu
A Curtin University study has revealed that a new method of capturing DNA could provide farmers with a valuable tool for boosting crop production—while also benefiting the environment.
Phys.Org

Informasi

prabowo-ungkap-universitas-republik-indonesia-dibentuk-untuk-menyiapkan-sdm-profesional
Startup
Ryan
17 Sep 2026
17 kali

Berita Lainnya
Dalam kategori yang sama

JAVATEKNO - Ancaman Super El Nino Bayangi Kredit Sektor Pertanian, OJK Minta Industri Siaga
Ancaman Super El Nino Bayangi Kredit Sektor Pertanian, OJK Minta Industri Siaga
OJK mengimbau industri pembiayaan untuk memperkuat mitigasi risiko di sektor pertanian dan perikanan ...
JAVATEKNO - Bukan Cuma Buat Belanja, Begini Cara Pelaku Usaha Gunakan PayLater untuk Putar Modal
Bukan Cuma Buat Belanja, Begini Cara Pelaku Usaha Gunakan PayLater untuk Putar Modal
Laporan Kredivo bersama FEB UI mengungkap lebih dari 50% penggunaan PayLater dialokasikan untuk sekt ...
JAVATEKNO - DANA Manfaatkan Teknologi AI untuk Analisis Profil Risiko dan Limit Pinjaman Nasabah
DANA Manfaatkan Teknologi AI untuk Analisis Profil Risiko dan Limit Pinjaman Nasabah
DANA memperluas ekosistem keuangan lewat integrasi kecerdasan buatan (credit scoring dan agentic AI) ...
JAVATEKNO - Bukan Ekuitas, CIIC 2026 Kucurkan Hibah Rp15 Miliar dan AI untuk Saring Inovasi Iklim
Bukan Ekuitas, CIIC 2026 Kucurkan Hibah Rp15 Miliar dan AI untuk Saring Inovasi Iklim
Pendaftaran CIIC 2026 garapan East Ventures dan Temasek resmi dibuka dengan hibah senilai Rp15 milia ...
JAVATEKNO - Komputasi Kuantum: Lompatan Besar Berikutnya dalam Teknologi
Komputasi Kuantum: Lompatan Besar Berikutnya dalam Teknologi
potensi komputasi kuantum sebagai lompatan teknologi generasi berikutnya yang memanfaatkan prinsip q ...
JAVATEKNO - Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Dampak Kebakaran Hutan Membesar
Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Dampak Kebakaran Hutan Membesar
Waktu Penutupan: Berlaku mulai Sabtu, 12 September 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan. ...
JAVATEKNO - Layanan Ojol Listrik Green SM Resmi Mengaspal di Jakarta, Tebar Potongan Harga 75%
Layanan Ojol Listrik Green SM Resmi Mengaspal di Jakarta, Tebar Potongan Harga 75%
Green SM Bike resmi meramaikan pasar ojek online di Jakarta dengan armada motor listrik ramah lingku ...
JAVATEKNO - eamanan Siber: Tantangan di Balik Kemajuan Teknologi
eamanan Siber: Tantangan di Balik Kemajuan Teknologi
peningkatan ancaman keamanan siber—seperti ransomware, phishing, dan pencurian data—di tengah ki ...
JAVATEKNO - Robotika: Dari Pabrik hingga Rumah Tangga
Robotika: Dari Pabrik hingga Rumah Tangga
evolusi teknologi robotika dari sekadar lengan mekanis di industri manufaktur berat menuju penerapan ...
JAVATEKNO - China Punya Sekolah untuk Robot, 100 Robot Humanoid Dilatih Kerjakan Tugas Manusia
China Punya Sekolah untuk Robot, 100 Robot Humanoid Dilatih Kerjakan Tugas Manusia
China melatih robot humanoid dengan berbagai tugas manusia menggunakan data dan latihan berulang. Se ...
JAVATEKNO - Lonjakan Identitas Digital Indonesia: Antara Kebanggaan Domain .ID dan Ancaman Kejahatan Siber
Lonjakan Identitas Digital Indonesia: Antara Kebanggaan Domain .ID dan Ancaman Kejahatan Siber
Pendaftaran domain .ID resmi melampaui 1,5 juta pengguna. Namun, pertumbuhan ini dibayangi risiko pe ...
JAVATEKNO - Pemerintah Luncurkan Sekolah Rakyat: Bebas Biaya, Berasrama, dan Berbasis Karakter
Pemerintah Luncurkan Sekolah Rakyat: Bebas Biaya, Berasrama, dan Berbasis Karakter
Berita tersebut mengulas tentang peluncuran program Sekolah Rakyat oleh Pemerintah Republik Indonesi ...
JAVATEKNO - Bioteknologi: Revolusi di Bidang Kesehatan dan Pangan
Bioteknologi: Revolusi di Bidang Kesehatan dan Pangan
membahas peran bioteknologi modern dalam merevolusi sektor kesehatan dan ketahanan pangan. Tulisan i ...
WhatsApp