Perkuat Ekosistem Digital, Kemenekraf Jajaki Kerja Sama Pendanaan dengan Amvesindo

JAVATEKNO MITRA SOLUSI - Perkuat Ekosistem Digital, Kemenekraf Jajaki Kerja Sama Pendanaan dengan Amvesindo
Tujuan Kolaborasi: Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa akses investasi dan modal sangat krusial untuk membangun ekosistem ekraf yang kuat. Langkah ini diambil agar potensi kreativitas, inovasi, dan budaya lokal mampu berkembang hingga menembus pasar internasional. Fokus Aksi Nyata: Menekraf menekankan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti hanya pada kegiatan seremonial seperti seminar atau ajang pitching, melainkan harus fokus menyelesaikan hambatan konkret yang dihadapi pelaku usaha dalam memperoleh modal. Arah Strategis Amvesindo: Ketua Amvesindo, Eddi Danusaputro, menyampaikan bahwa industri modal ventura saat ini lebih memprioritaskan startup yang memiliki potensi nilai tambah tinggi serta arah pertumbuhan (path to profitability) yang jelas. Instrumen Penilaian (Startup Maturation Map): Untuk mengukur kesiapan dan tingkat kematangan startup, Amvesindo mengembangkan indikator penilaian bertajuk Startup Maturation Map yang mencakup aspek tata kelola, modal manusia/SDM, keuangan, manajemen risiko, hingga kapabilitas teknologi.

JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menjajaki kemitraan strategis bersama Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo). Langkah ini diambil guna memperluas jalur pendanaan non-perbankan bagi para pelaku ekosistem digital dan ekonomi kreatif di tanah air.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa ketersediaan modal dan investasi merupakan pilar utama membangun ekosistem ekraf yang kokoh, sesuai arahan Presiden untuk menjadikan sektor ini sebagai penggerak ekonomi baru dari daerah. Kerja sama ini diandalkan untuk membantu startup Indonesia menembus pasar global melalui pendampingan bisnis, matchmaking, serta jaringan pasar.

Di sisi lain, Ketua Amvesindo Eddi Danusaputro menyebut modal ventura kini berfokus pada startup bernilai tambah tinggi yang memiliki potensi keuntungan jelas. Amvesindo juga menyiapkan instrumen Startup Maturation Map untuk menilai kesiapan startup dari aspek tata kelola, modal manusia, hingga teknologi.


Opsi 2: Gaya Edukatif & Analitis (Untuk Konsumsi Bisnis / LinkedIn)

Dorong Startup Naik Kelas, Kemenekraf dan Amvesindo Perkuat Ekosistem Pendanaan

Pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia kini makin berfokus pada keberlanjutan bisnis. Melalui kolaborasi antara Kemenekraf dan Amvesindo, pemerintah berupaya mempermudah ketersediaan pendanaan non-bank bagi para pendiri startup.

Poin Penting Kolaborasi:

  • Bukan Sekadar Pitching: Menekraf Teuku Riefky Harsya menekankan bahwa kemitraan ini difokuskan pada penyelesaian hambatan riil modal, bukan hanya ajang seremonial atau seminar semata.

  • Fokus Kemapanan Bisnis: Amvesindo mencatat pergeseran tren investasi modal ventura yang kini lebih memprioritaskan startup dengan tingkat profitabilitas dan arah pertumbuhan (path to profitability) yang realistis.

  • Pengukuran Kematangan Startup: Melalui Startup Maturation Map, calon investor dapat mengukur kesiapan usaha berdasarkan aspek tata kelola, manajemen risiko, finansial, SDM, dan kapabilitas teknologi.


Opsi 3: Gaya Populer / Kasual (Cocok untuk Portal Berita Ringan)

Tak Cuma Pitching, Kemenekraf dan Modal Ventura Kolaborasi Bantu Startup Ciptakan Pasar Global

Pemerintah terus memutar otak agar startup lokal tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang pesat. Lewat Kemenekraf, pemerintah menggandeng Amvesindo demi mempermudah pelaku ekonomi kreatif mendapatkan suntikan dana investasi.

Menekraf Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa kolaborasi ini bakal mencakup matchmaking investasi hingga pendampingan bisnis agar produk kreatif lokal siap meluncur ke pasar internasional.

Sementara itu, Ketua Amvesindo Eddi Danusaputro mengungkapkan bahwa saat ini investor modal ventura makin selektif. Usaha yang dicari adalah startup yang punya prospek keuntungan jelas dan struktur organisasi yang matang.

""

Penulis: Ryan
URL:
Headline: Perkuat Ekosistem Digital, Kemenekraf Jajaki Kerja Sama Pendanaan dengan Amvesindo
Tanggal Update: 22 Sep 2026

Berita Teknologi Dari Portal Lain

Kami juga menyajikan beragam berita dari portal berita lain untuk melengkapi berita di Laman Javatekno
2 tahun yang lalu
Cyber Week is here and the beauty deals are rolling in. Sitewide sales seems to be the new fad this holiday season: Kosas, Paula’s Choice and Glossier are all at least 20% off while bigger retailers such as Sephora and Ulta have deals on everything from Olapl…
Variety
2 tahun yang lalu
Black Friday is here, but there are often so many deals to choose from that it can get overwhelming. From electronics to home goods, beauty and wellness, to gifts, it’s hard to determine what items are actually worth buying on sale — and what’s just a bunch o…
Variety
2 tahun yang lalu
Maximize your views & exposure with these tried & true content distribution strategies that are recommended regardless of industry, audience or business.
Justcreative.com
2 tahun yang lalu
Black Friday is one of the best times of the year to pick out a new smart device. Whether you’re shopping for yourself or a loved one, plenty of deals are going around, and we’ve scoured the depths of Amazon UK to bring you the best tablet and smartwatch deal…
GSMArena.com
2 tahun yang lalu
In order to defy climate change and the bark beetle, more deciduous trees are being planted in Swiss forests. If possible, their wood should be used several times before it ends up as firewood, thus releasing the previously bound CO? back into the atmosphere.…
Phys.Org
2 tahun yang lalu
A Curtin University study has revealed that a new method of capturing DNA could provide farmers with a valuable tool for boosting crop production—while also benefiting the environment.
Phys.Org

Informasi

perkuat-ekosistem-digital-kemenekraf-jajaki-kerja-sama-pendanaan-dengan-amvesindo
Startup
Ryan
22 Sep 2026
8 kali

Berita Lainnya
Dalam kategori yang sama

JAVATEKNO - Niat Uji Coba, AI Gemini Google Malah Bobol Sistem 3 Perusahaan
Niat Uji Coba, AI Gemini Google Malah Bobol Sistem 3 Perusahaan
Artikel ini membahas insiden mengejutkan ketika Gemini, model kecerdasan buatan milik Google, secara ...
JAVATEKNO - Top 3 Tekno: Gemini Bobol Sistem 3 Perusahaan hingga GTA 6 Online Dikabarkan Hadir 2027
Top 3 Tekno: Gemini Bobol Sistem 3 Perusahaan hingga GTA 6 Online Dikabarkan Hadir 2027
Artikel ini membahas tiga berita teknologi yang sedang menjadi perhatian, mulai dari kemampuan AI Ge ...
JAVATEKNO - Perkuat Ekosistem Inovasi, ITB Gelar Bandung Startup Pitching Day 2026
Perkuat Ekosistem Inovasi, ITB Gelar Bandung Startup Pitching Day 2026
1. Pelaksanaan & Penyelenggara Inisiator: Kolaborasi lima penggerak ekosistem digital Bandung, yait ...
JAVATEKNO - Dorong Industri 4.0, Pemerintah Manfaatkan Inovasi Startup dalam Penanganan Bencana
Dorong Industri 4.0, Pemerintah Manfaatkan Inovasi Startup dalam Penanganan Bencana
1. Inti dan Tujuan Kerja Sama Kemenperin berkolaborasi dengan perusahaan rintisan (startup) lokal u ...
JAVATEKNO - Dorong Startup Mahasiswa, PASINBIS UNAIR
Dorong Startup Mahasiswa, PASINBIS UNAIR
Capaian dan Luaran yang Diharapkan: Saat ini terdapat 144 unit startup aktif di lingkungan UNAIR, d ...
JAVATEKNO - Kemenekraf dan Amvesindo Gandeng Tangan Perluas Akses Pendanaan Startup Ekraf
Kemenekraf dan Amvesindo Gandeng Tangan Perluas Akses Pendanaan Startup Ekraf
Tujuan Utama: Kemenekraf memperluas akses pembiayaan non-perbankan untuk membantu pelaku usaha dan s ...
JAVATEKNO - Perkuat Rantai Logistik dan Teknologi, Indonesia Siap Tanggap Bencana Berbasis Industri 4.0
Perkuat Rantai Logistik dan Teknologi, Indonesia Siap Tanggap Bencana Berbasis Industri 4.0
Kementerian Perindustrian melalui Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0) bekerja sama denga ...
JAVATEKNO - Intel Kembali Melirik Bisnis Memori di Tengah Booming AI
Intel Kembali Melirik Bisnis Memori di Tengah Booming AI
Intel kembali mempertimbangkan untuk masuk ke bisnis produksi memori di tengah meningkatnya perminta ...
JAVATEKNO - Maxim Tambah Empat Layanan Baru Tanpa Dana Investor saat Komisi Ojol Turun Menjadi 8%
Maxim Tambah Empat Layanan Baru Tanpa Dana Investor saat Komisi Ojol Turun Menjadi 8%
Maxim Indonesia terus mengembangkan bisnisnya dengan menambah beberapa layanan baru, seperti Car EV, ...
JAVATEKNO - Ancaman Super El Nino Bayangi Kredit Sektor Pertanian, OJK Minta Industri Siaga
Ancaman Super El Nino Bayangi Kredit Sektor Pertanian, OJK Minta Industri Siaga
OJK mengimbau industri pembiayaan untuk memperkuat mitigasi risiko di sektor pertanian dan perikanan ...
JAVATEKNO - Bukan Cuma Buat Belanja, Begini Cara Pelaku Usaha Gunakan PayLater untuk Putar Modal
Bukan Cuma Buat Belanja, Begini Cara Pelaku Usaha Gunakan PayLater untuk Putar Modal
Laporan Kredivo bersama FEB UI mengungkap lebih dari 50% penggunaan PayLater dialokasikan untuk sekt ...
JAVATEKNO - DANA Manfaatkan Teknologi AI untuk Analisis Profil Risiko dan Limit Pinjaman Nasabah
DANA Manfaatkan Teknologi AI untuk Analisis Profil Risiko dan Limit Pinjaman Nasabah
DANA memperluas ekosistem keuangan lewat integrasi kecerdasan buatan (credit scoring dan agentic AI) ...
JAVATEKNO - Bukan Ekuitas, CIIC 2026 Kucurkan Hibah Rp15 Miliar dan AI untuk Saring Inovasi Iklim
Bukan Ekuitas, CIIC 2026 Kucurkan Hibah Rp15 Miliar dan AI untuk Saring Inovasi Iklim
Pendaftaran CIIC 2026 garapan East Ventures dan Temasek resmi dibuka dengan hibah senilai Rp15 milia ...
WhatsApp