Dukung Ekosistem Kewirausahaan, PASINBIS UNAIR Buka Pendaftaran Recruitment Start-Up 2026 Batch 2
SURABAYA – Pusat Akselerasi Inovasi dan Bisnis (PASINBIS)
Sekretaris PASINBIS UNAIR, Dr. Achsania Hendratmi, S.E., M.Si., menekankan bahwa pembinaan kewirausahaan di perguruan tinggi kini menjadi agenda mendasar, terutama bagi perguruan tinggi berskala global.
Tahapan Pendampingan Secara Berkelanjutan
Pengembangan ide bisnis mahasiswa dirancang secara bertahap, mulai dari ideation, pra-startup, startup, hingga post-startup. Pada tahap inkubasi, para perintis usaha akan dikontrak selama satu hingga tiga tahun dan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung, seperti:
-
Pelatihan intensif (bootcamp)
-
Business matching (perjodohan bisnis)
-
Bantuan pendanaan awal
-
Dukungan kelembagaan
Sinergi juga dibangun lintas unit di lingkungan UNAIR. Integrasi dimulai dari mata kuliah kewirausahaan berbasis proyek di tingkat fakultas, dilanjutkan pameran karya oleh Direktorat Pendidikan, hingga tahap hilirisasi dan komersialisasi skala ekonomi yang didukung oleh unit Airlangga Enterprise.
Pencapaian dan Target Pasar
Hingga saat ini, dari total 144 unit startup aktif di lingkungan UNAIR, sebanyak 103 unit telah berhasil memperoleh skema pendanaan. Sebagian besar di antaranya bahkan telah membuktikan validasi pasar melalui peluncuran produk dan capaian penjualan awal.
PASINBIS berharap luaran dari program ini tidak sekadar meloloskan gagasan bisnis, tetapi dapat melahirkan perusahaan rintisan matang yang mampu memberikan kontribusi riil bagi industri, baik melalui skema dividen, kepemilikan saham, maupun convertible note.
JAVATEKNO
Ryan