Startup Fintech "Broom.id" Raih Pendanaan 100 Juta dari Bank DBS, CEO: Percepat Rangkul 5.000 Showroom di Indonesia

Startup
JAVATEKNO MITRA SOLUSI - Startup Fintech

Bank DBS memberikan kredit 100 juta kepada startup fintech "Broom.id" sebagai langkah ekspansi membantu perputaran inventori showroom-showroom mobil di Indonesia

Globalisasi meningkatkan berbagai pergerakan aktivitas manusia. Untuk menunjang mobilitas manusia tersebut, perkembangan otomotif semakin meningkat. Berbagai model mobil dengan merk terbaru muncul di pasaran. Produsen-produsen mobil menawarkan berbagai inovasi mobil-mobil stylish dan sporty untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang cenderung konsumtif dan mudah bosan. 

Biasanya bagi mereka dari kalangan atas, mereka menjual mobil lama mereka di showroom mobil bekas, kemudian ditukar dengan mobil baru yang sedang trend saat itu. Adanya showroom mobil bekas sangat membantu bagi mereka kalangan menengah untuk bisa membeli mobil bekas, tetapi masih layak dipakai.

Startup Broom hadir untuk menunjang kegiatan operasional dari showroom tersebut. PT Teknologi Usaha Nusantara atau lebih dikenal dengan broom.id adalah platform ekosistem digital untuk para pebisnis showroom dan dealer yang mengajukan pendanaan, melakukan pelelangan mobil, menjual kendaraan di marketplace, serta mendapatkan pendapatan tambahan.

Showroom biasanya hanya melakukan sistem penjualan langsung ke konsumen, sehingga sewaktu-waktu dapat terjadi kemacetan dan ketidakefisienan penjualan. Kemacetan penjualan tersebut mengakibatkan biaya penyimpanan dan inventori dari mobil-mobil lama meningkat. Akibatnya, showroom tidak bisa memenuhi kebutuhan konsumen untuk menawarkan mobil-mobil dengan teknologi dan model terkini.  

Mekanismenya, jika terjadi kemacetan penjualan, showroom dapat mengajukan penjualan melalui aplikasi Broom. Broom akan menginspeksi dengan menawarkan harga terbaik untuk membeli mobil tersebut. Tentunya harga yang ditawarkan di bawah harga pasar. Dana atas penjualan tersebut dapat digunakan showroom untuk membeli mobil-mobil terkini.

Jadi, showroom memandang startup Broom ini sebagai standby buyer yang siap membeli mobil-mobil lama, sehingga perputaran uang akan tetap terjaga. 

Menariknya, Broom mengeluarkan fitur buyback. Artinya, meskipun mobil sudah dibeli oleh Broom, tetapi masih bisa dibeli kembali oleh showroom. Dari segi fisik, mobil diperbolehkan tetap berada di showroom. Hal ini bertujuan apabila kemudian mobil dibeli sesungguhnya oleh end user, maka end user tetap membayar ke showroom dan showroom mengembalikan dananya kepada Broom.

Baru-baru ini, Bank DBS memberikan kredit 100 juta kepada Broom untuk melebarkan usahanya. Bank DBS sendiri merupakan group jasa keuangan terkemuka di Asia yang memiliki kantor pusat di Singapura. DBS memiliki tiga poros utama pertumbuhan Asia: Tiongkok Raya, Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Predikat kredit bank "AA-" dan "Aa1" termasuk yang tertinggi di dunia.

“Fasilitas kredit ini akan membawa dampak yang besar bagi pelaku bisnis showroom di Indonesia dalam mengoptimalisasi bisnis mereka, dan akhirnya kami berharap hal ini dapat memberikan dampak positif pada ekosistem otomotif di Indonesia,” ujar Pandu Adi Laras, selaku CEO dan Co-Founder Broom. 

Kevin Tanuwidjaja, selaku selaku Executive Director Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia mengatakan, melalui kerja sama dengan Broom ini, Bank DBS Indonesia turut mengukuhkan komitmennya untuk mendukung industri startup di Indonesia. Sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan positif (purpose-driven bank), Bank DBS Indonesia berkomitmen untuk berkontribusi positif bagi masyarakat. 

Pendanaan dari jasa keuangan multinasional ini akan meningkatkan kepercayaan startup Broom untuk terus melakukan inovasi dan pengembangan dalam keberlanjutan usaha showroom-showroom mobil di Indonesia. 

 

 

 

BroomShowroomMobilBankDBSOtomotif

Penulis: Kharisma Muzayyana
URL:
Headline: Startup Fintech "Broom.id" Raih Pendanaan 100 Juta dari Bank DBS, CEO: Percepat Rangkul 5.000 Showroom di Indonesia
Tanggal Update: 12 Nov 2022

Berita Lainnya
Dalam kategori yang sama

JAVATEKNO - Telkomsel Hadirkan
Telkomsel Hadirkan "Telkomsel PayLater" Solusi Butuh Kouta Saat Tidak Punya Dana
Sebagi kontribusi Telkomsel dalam percepatan transaksi digital, hadir "Telkomsel PayLater" yang dapa ...
JAVATEKNO - Berbagai Startup Terkenal Lakukan PHK, Jokowi dan Miliarder AS ini Angkat Bicara!
Berbagai Startup Terkenal Lakukan PHK, Jokowi dan Miliarder AS ini Angkat Bicara!
Adanya krisis global yang menyebabkan suku bunga acuan meningkat menyebabkan ekonomi memburuk, sehin ...
JAVATEKNO - Startup CrediBook Hadirkan
Startup CrediBook Hadirkan "CrediMart" sebagai Solusi Ketidakefisienan Pembelian Persediaan Manual
CrediBook sebagai aplikasi pembukuan digital gratis, menghadirkan CrediMart sebagai Product Market F ...
JAVATEKNO - GoToko, Platform B2B yang Menjaga Going Concern Warung di Indonesia dari Kemungkinan Resesi 2023
GoToko, Platform B2B yang Menjaga Going Concern Warung di Indonesia dari Kemungkinan Resesi 2023
GoToko mendukung warung-warung di Indonesia agar lebih efektif dan efisien dalam mengembangkan bisni ...
JAVATEKNO - Rentalworks sebagai Startup
Rentalworks sebagai Startup "Device as a Service" Menyediakan Jasa Sewa Perangkat IT untuk UMKM di Indonesia
Manajemen life cycle aset IT yang ditawarkan Rentalworks mulai dari proses akuisisi, pemeliharaan, h ...
JAVATEKNO - Startup
Startup "Octopus" Kembangkan Digitalisasi Pemulung, Mencari Sampah lewat Orderan Aplikasi
Octopus ingin kesejahteraan pemulung meningkat dengan adanya aplikasi untuk mencari dan mengambil sa ...
JAVATEKNO - Teknologi Smart Farming dan Machine Learning sebagai Solusi Digitalisasi Peternakan Startup
Teknologi Smart Farming dan Machine Learning sebagai Solusi Digitalisasi Peternakan Startup "Pitik"
Startup peternakan "Pitik" bekerja sama dengan Charoen Pokphand dalam pengadaan teknologi smart farm ...
JAVATEKNO - Tiga Startup Kuliner Indonesia Buka Cabang di Luar Negeri! Siapa Saja?
Tiga Startup Kuliner Indonesia Buka Cabang di Luar Negeri! Siapa Saja?
Tiga startup kuliner Indonesia yakni Dailybox, Kopi Kenangan, dan Teguk mulai melebarkan pangsa pasa ...
JAVATEKNO - Program CSR
Program CSR "Telkomsel Jaga Bumi" Hadirkan Kolaborasi dengan Startup "PlusTik" untuk Mengurangi Sampah Kartu Perdana
Telkomsel akan terus berupaya untuk menerapkan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) unt ...
JAVATEKNO - Startup Pertanian
Startup Pertanian "Beleaf" Mendapat Pendanaan Awal Rp30 Miliar, CEO: Ingin Integrasikan Petani, Distributor, dan Retailer
Berawal dari produksi dan penjualan sayur dan buah hasil hidroponik premium, kini Beleaf mengembangk ...