Kitabisa, sebuah platform crowdfunding yang telah beroperasi selama 10 tahun dan mendapat kepercayaan dari 10 juta donatur, menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program Askara Nusantara.
Program berkelanjutan ini menitikberatkan pada manajemen limbah dan pelestarian lingkungan, dengan melibatkan ribuan orang dari berbagai kota di Indonesia dalam berbagai aksi lingkungan.
Salah satu program unggulan mereka, Aksi Jaga Bumi, adalah kompetisi antar komunitas yang bertujuan menemukan solusi inovatif dalam pengelolaan limbah. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Kitabisa untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), seperti yang diungkapkan oleh Ketua Dewan Yayasan Kitabisa, Edo Irfandi.
Kitabisa menerima penghargaan Silver Winner dalam sub-kategori Lingkungan di Indonesia DEI & ESG Awards 2024, yang merupakan apresiasi untuk program Askara Nusantara. IDEAS 2024 diikuti oleh berbagai institusi, perusahaan, dan organisasi dari seluruh Indonesia. Kitabisa adalah satu-satunya organisasi nirlaba yang menerima penghargaan tersebut.
Salah satu masalah yang menjadi fokus perhatian adalah limbah di Sungai Citarum, yang sangat memprihatinkan dengan data resmi menunjukkan bahwa limbah di daerah aliran sungai tersebut mencapai 15.838 ton per hari.
Masalah ini juga menjadi perhatian pemerintah Jepang, yang menyadari bahwa air limbah dan limbah padat adalah dua faktor utama pencemaran sungai. Perubahan perilaku masyarakat juga menjadi kunci untuk mengatasi masalah ini.
Pemerintah Jepang memberikan contoh acara bersih-bersih "Spo Gomi" yang melibatkan banyak pemuda dan mampu mengubah perilaku masyarakat. Jepang, yang dahulu memiliki sungai kotor, berhasil mencapai kebersihan sungai melalui proses panjang dan investasi pada fasilitas pengolahan limbah. Nomoto optimis Indonesia bisa mengikuti jejak Jepang dalam hal kebersihan sungai.
Indonesia dan Jepang telah bekerja sama untuk membersihkan Sungai Citarum melalui berbagai proyek dan kerjasama. Proyek-proyek ini mencakup teknologi pengolahan air limbah, sistem manajemen limbah, dan proyek waste-to-energy yang juga akan menghasilkan listrik dari energi terbarukan.
Pencapaian Kitabisa dalam meraih penghargaan Silver Winner di Indonesia DEI & ESG Awards 2024 merupakan bukti nyata bahwa upaya mereka dalam melestarikan lingkungan telah diakui dan diapresiasi. Kolaborasi dengan pemerintah Jepang dalam upaya membersihkan Sungai Citarum memberikan harapan bahwa Indonesia dapat mengikuti jejak Jepang dalam mencapai kebersihan sungai.
Dengan teknologi pengolahan air limbah, sistem manajemen limbah, dan proyek waste-to-energy, optimisme untuk masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan semakin kuat. Perubahan perilaku masyarakat juga menjadi elemen penting dalam menjaga lingkungan, menjadikan inisiatif Kitabisa sebagai langkah awal yang signifikan menuju Indonesia yang lebih hijau dan bersih.
Sumber terkait: kitabisa.com
JAVATEKNO
Kharisma Muzayyana