Indonesia melihat kecerdasan buatan (AI) sebagai salah satu teknologi yang paling cepat berkembang saat ini. Dengan potensi yang sangat besar, Telkom secara agresif berinvestasi dalam AI dan berkolaborasi dengan startup di bidang ini.
Perusahaan telekomunikasi digital ini melihat dua potensi utama dari AI: pertama, AI dapat menciptakan bisnis dan peluang baru, dan kedua, AI dapat melakukan perbaikan bisnis dengan menggunakan teknologi ini. Karena itu, Telkom berkomitmen untuk mengembangkan AI yang memiliki dampak positif.
Telkom telah mengambil beberapa langkah untuk mencapai tujuan ini. Salah satunya adalah dengan melakukan investasi besar dalam AI, meskipun jumlah pastinya tidak diungkapkan oleh Direktur Bisnis Digital Telkom Indonesia, Muhammad Fajrin Rasyid.
Namun, Fajrin menyebutkan bahwa Telkom telah menginvestasikan sekitar triliunan rupiah dalam AI, dan jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat seiring pertumbuhan pasar AI di Indonesia dan dunia dalam beberapa tahun mendatang.
Selain investasi, Telkom juga bekerja sama dengan startup atau pihak lain untuk pengembangan AI. Beberapa contoh startup yang didukung oleh Telkom adalah yang bergerak di bidang pengenalan gambar atau video, serta teks komunikasi chatbot.
Telkom juga berkolaborasi dengan raksasa teknologi seperti Google dan Microsoft untuk memanfaatkan AI dalam berbagai aspek.
AI telah diterapkan dalam anak perusahaan Telkom, Telkomsel, untuk mempercepat dan memperbaiki proses layanan pelanggan. Telkom sendiri juga menggunakan teknologi AI untuk membantu dalam perencanaan pengembangan jaringan agar lebih efisien dan tepat sasaran.
Karena AI adalah teknologi baru, Telkom merasa perlu untuk mengembangkan kemampuan perusahaan dalam bidang ini, termasuk dengan melakukan banyak pelatihan internal untuk karyawan mereka agar lebih terupdate dan mahir dalam AI.
Dengan melihat potensi besar dari kecerdasan buatan, Telkom Indonesia berkomitmen untuk terus berinvestasi dan mengembangkan teknologi ini. Langkah-langkah yang diambil, mulai dari investasi besar hingga kolaborasi dengan startup dan perusahaan teknologi global, menunjukkan keseriusan Telkom dalam mengadopsi dan memanfaatkan AI untuk kemajuan bisnis mereka.
Melalui pelatihan dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia, Telkom berharap dapat memaksimalkan penggunaan AI untuk menciptakan peluang baru dan meningkatkan efisiensi bisnis mereka di masa depan.
JAVATEKNO
Kharisma Muzayyana